Saturday, March 29, 2014

TIPS RAYUAN GOKIL VERSI PESEK

Assalamu'alaikum

# Warning : Artikel ini khusus lelaki. Wanita dilarang baca.

Sekarang saya mau berbagi sebuah tips rayuan, dan tema rayuannya adalah "Pesek". Tau pesek kan? Itu artinya "hidung yang nggak mancung". Bagi sebagian besar orang terutama para wanita jika disebut 'pesek' pasti akan merasa tersinggung. Tapi justru kata ajaib itulah yang akan kita gunakan dalam rayuan ini.

Tapi sebelum saya lanjutkan, saya ingin menjelaskan dulu bahwa segala resiko akibat rayuan ini bukan merupakan tanggung jawab penulis lho ya..... #lempar tanggung jawab.

# Kemungkinan Yang Terjadi. Ada dua kemungkinan hasil yang akan anda dapatkan jika anda melakukan rayuan ini :
  • Jika berhasil : Anda akan mendapatkan sebuah senyuman manis dari dia, mungkin disertai kecupan lembut di pipi anda.
  • Jika gagal : Anda akan mendapatkan sebuah tamparan tanpa bayangan di pipi anda.
Baca juga :

# Kondisi Saat Merayu. Dalam melaksanakan rayuan ini, kondisi situasi yang harus terpenuhi adalah :
  1. Anda hanya berdua saja dengan pasangan anda.
  2. tidak sedang dalam keadaan terburu-buru / waktu yang sedikit.

# Teknik Merayu.

Saat anda sedang berdua dengan pasangan anda, sentuh ujung hidungnya dengan telunjuk anda dan ucapkan kata 'pesek' dengan nada pelan dan datar disertai senyuman kecil. Jangan dengan nada dan ekspresi menghina, bisa-bisa ada sandal terbang kearah wajah anda.

Apapun jenis reaksi dan jawaban dari dia, anda jangan gugup dan terkejut. Keep cool....

Segera lanjutkan dengan mengucapkan "Tapi justru itulah yang aku suka karena membuat kamu tampak imut. Dan aku adalah orang yang paling beruntung karena bisa menjadi suami/kekasih wanita cantik seperti kamu".. Jangan lupa sambil membelai lembut rambutnya..

Ciiieeeeehh.. modus.. modus..

Simpel banget kan rayuannya? yaaaaaa walupun resikonya besar. Jika anda adalah seorang lelaki yang menyukai tantangan dengan resiko tinggi sepertinya wajib mencobanya... hehehe

Baca juga :

Selamat mencoba

Wassalamu'alaikum

Saturday, March 15, 2014

MEMPERSIAPKAN SINICHI MENJADI SEORANG KAKAK

Assalamu'alaikum

Semenjak kehamilan kedua ibunda Sinichi ada suatu hal yang muter-muter terus dipikiran saya. Mungkin bagi sebagian besar orang hal yang saya pikirkan ini terlihat sepele tapi bagi saya penting sekali. Apa itu? yaitu kecemburuan kakak terhadap adik.

akhir-akhir ini saya sering memperhatikan beberapa anak kecil yang akan ataupun yang telah memiliki adik. Ada yang terlihat sering cemburu karena merasa perhatian sang ibu kepadanya berkurang sebab sang ibu lebih sering "merawat" sang adik saja, ada juga yang saat ibunya hamil dia terlihat senang sekali namun setelah sang adik lahir dia sering ngambek karena merasa kurang diperhatikan, atau bahkan ada yang cuek bebek.

Sejujurnya saya khawatir juga jika Sinichi (5,5 tahun) memiliki rasa cemburu yang berlebihan terhadap adiknya karena bisa membuat repot ibunya entar.. yah walaupun sebenarnya harus bisa dimaklumi karena bagaimanapun dia juga masih kecil..

bayi, balita, anak-anak, pendidikan usia dini, kehamilan, karakter, keluarga harmonis, keluarga bahagia, hubungan kakak dan adik

Akhirnya saya dan ibu'e Sinichi sepakat bahwa yang harus dilakukan adalah mengajari Sinichi berposisi sebagai seorang kakak sejak dini. Dan hal pertama yang kami lakukan adalah memberi titel panggilan "Mas" (panggilan untuk kakak laki-laki) saat memanggil dia.

Momen inipun kami manfaatkan untuk memberi motivasi Sinichi seperti dalam proses belajar. Kami mengatakan bahwa jika dia pintar, dia nanti boleh mengajari adiknya. Kami juga mengilustrasikan bahwa adiknya nanti pasti bangga punya kakak yang pintar. Dan sepertinya trik ini berhasil. Terkadang malahan Sinichi sering bergaya sendiri seolah-olah sedang mengajari adiknya belajar.

Kesempatan ini juga kami gunakan untuk mengurangi 'kebiasaan buruk' Sinichi seperti mengompol dan tidak mengembalikan mainan yang sudah dia gunakan, juga kebiaasaan-kebiasaan lainnya.

Kami juga berusaha memberikan penjelasan dan contoh-contoh sejak awal kepada Sinichi bahwa perhatian ibunya akan banyak tersita kepada sang adik jika kelak adik sudah lahir.

Intinya, kami berusaha mengajarkan kepada Sinichi kebanggaan menjadi seorang kakak beserta tanggung jawabnya, dan juga memberikan gambaran-gambaran apa yang akan dia alami nanti saat mempunyai adik. Ya biar dia nggak kaget nantinya....

Dan Alhamdulillah hingga 8 bulan kehamilan ibunya ini, sepertinya Sinichi tidak mengalami rasa 'kecemburuan'. Malahan kerap kali dia bersikap lebih dewasa dan penuh perhatian kepada ibu dan calon adiknya itu. Semoga karakter "kakak" ini bisa berlanjut terus saat adiknya lahir nanti.. aamiin..

Oya jika ada sahabat blogger yang berkenan memberikan masukan, saran, dan nasehat mengenai hal diatas, jangan sungkan-sungkan untuk berbagi disini. Insyaallah tidak akan ada istilah "sok tahu" dan "kementhus" karena disini adalah tempat untuk saling berbagi dan membantu. Terima kasih..

#sruput kopi

Wassalamu'alaikum

Tuesday, March 11, 2014

CARA MENGHAPUS LINK AKTIF DI KOMENTAR BLOGSPOT

Assalamu'alaikum

Setelah beberapa dasawarsa menghilang dari dunia blogging akhirnya saya kembali juga. Satu hal yang mendorong saya untuk kembali yaitu rasa kangen.. saya kangen blog ini, dan juga saya kangen kepada rekan-rekan blogger semua yang imut-imut, ganteng, cantik, baek hati, dan tidak sombong... come here, guys.. I wanna kiss u all.. muaaahh.. muaahh...

#jiaahh edan kok dipelihara...

Back to the topic, selama masa absen saya ngeblog ternyata blog saya dikunjungi beberapa tukang nyepam. Tukang nyepam yang saya maksud disini bukannya para komentator OOT (Out Of Topic). Kalau komentar OOT mah saya sih welcome saja karena toh saya sendiri adalah salah satu anggota KPK (Komunitas Perusak Komen).. so feel free to do that in my humble blog, guys.
Yang saya maksud tukang nyepam adalah tukang ninggalin link aktif di kolom komentar. Benar-benar suatu hal yang menjengkelkan. Padahal saya sudah mengijinkan meninggalkan link tidak aktif di kolom komentar (asal jangan dengan jumlah yang berlebihan). Sedikit promosi blognya juga tidak apa-apa.

Akhirnya untuk mencegah hal tersebut, saya muter-muter ke blog orang pinter eh blog para master untuk menimba ilmu gimana caranya menghilangkan link aktif di kolom komentar secara otomatis. Dan saya mendapatkan 2 wangsit yang jatuh bersama sebuah durian didepan saya. Anda bisa pilih salah satu diantaranya yang menurut anda cocok. Wanna know? cekidot..

CARA 1

  • Pergi ke Blogger Dashboard -> Template
  • Klik pada Edit HTML
  • Cari kode ]]></b:skin> pada template Anda
  • Lalu tambahkan kode dibawah ini tepat diatasnya.
    .comment-content a {display: none;}
    • Klik Save

    CARA 2

    • Pergi ke Blogger Dashboard -> Template
    • Klik pada Edit HTML
    • Cari kode </body> pada template Anda
    • Lalu tambahkan kode dibawah ini tepat diatasnya.
    <script type='text/javascript'>
    //<![CDATA[
    $(function(){$('#comments p').find('a').contents().unwrap();});
    //]]>
    </script>
    • Klik Save

    Dua cara tersebut memiliki perbedaan. CARA 1 akan menghapus link beserta semua kata yang terdapat link didalamnya, sedangkan CARA 2 hanya akan menghapus linknya saja sedangkan kata-kata yang mengandung link akan tetap ditampilkan di kolom komentar. Silahkan pilih salah satunya.

    Dan untuk menghargai rekan blogger yang sudah berkenan mampir ke blog saya (walaupun niatnya untuk nyepam) maka saya memutuskan untuk menggunakan cara no 2 saja.

    #Sruput kopi

    Wassalamu'alaikum

    Sumber referensi :
    • http://www.caratutorial.com/2013/09/cara-menghapus-link-aktif-di-komentar-blogger-secara-otomatis.html
    • http://blog.kangismet.net/2013/05/menghilangkan-link-aktif-pada-komentar.html

    Tuesday, February 25, 2014

    HADIAH GA DARI BLOG SIMPLYASEP

    Assalamu'alaikum

    Sepuluh hari tidak ngeblog sama sekali rasanya jadi gimana gitu. Maklum saja, kondisi badan yang tiba-tiba saja ngedrop tidak bisa dihindari hingga akhirnya kegiatan ngeblog dan sowan (berkunjung) ke blog para sahabat harus dihentikan sementara waktu. Jadi sebelum saya melanjutkan menulis tentang hadiah GA dari Blog Simplyasep, saya ingin minta maaf yang sebesar-besarnya kepada para sahabat yang sudah berkenan berkunjung dan meninggalkan komentar di blog saya ini karena saya belum bisa berkunjung balik dan membalas komentar dari anda sekalian. Juga kepada para sahabat yang emailnya baru bisa saya jawab hari ini.

    Sebenarnya hadiah GA dari Kang Asep ini sudah saya terima dengan baik hari Senin (17 Februari 2014). Ketika baru saja saya sampai rumah sepulang kerja, saya mendapati paket bersampul coklat dari PONTIANAK POST. Rencananya sih amplop tersebut akan saya buka setelah Sholat Maghrib, tapi apa daya badan yang sudah mengalami meriang sejak siang hari bertambah parah.. bahkan keesokan harinya pun saya tidak masuk kerja. (...setelah seperti ini baru bisa merasakan bahwa "SEHAT" itu ternyata nikmat....)

    Walah... cukup membahas masalah sakitnya...

    Yang terutama adalah Terima Kasih.. Matur Suwun.. Arigatou.. Gracias.. Thank You.. kepada Kang Asep selaku admin Blog Simplyasep dan juga kepada Harian PONTIANAK POST yang telah berkenan memberikan hadiah GA berupa sebuah buku yang sangat menarik ini.

    giveaway, blog, blogger, pemenang, kontes

    Semoga Kang Asep sekeluarga dianugerahi kesehatan, limpahan rizki, serta kemudahan dalam menjalani setiap aktivitas. Semoga Blog Simplyasep semakin berkembang dan langgeng tiada aral apapun. Juga semoga harian PONTIANAK POST bisa menjadi pusat informasi utama bagi masyarakat kalimantan pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.. aamiin..

    Bagi yang belum menjadi pemenang GA Blog Simplyasep jangan berkecil hati. Kesempatan masih terbuka lebar karena meskipun belum menang pada periode sebelumnya akan tetap diikutsertakan pada periode selanjutnya. Semangat !! Ganbate !!

    Wassalamu'alaikum

    Saturday, February 15, 2014

    HUJAN DERAS BANTU HILANGKAN ABU KELUD DI SURABAYA

    Assalamu'alaikum

    Seperti beberapa daerah lainnya di pulau Jawa, Surabaya juga merupakan salah satu area yang terkena hujan abu dari letusan Gunung Kelud pada Jum'at dini hari tanggal 14 Februari 2014 kemarin.  Ketebalan abu yang jatuh di Surabaya lumayan parah juga meskipun jaraknya dari Gunung Kelud sekitar +/- 120 km.

    Saat saya berada dalam perjalanan menuju tempat bekerja, saya melihat banyak sekali debu yang beterbangan di jalan raya sehingga dapat mengganggu pandangan dan pernafasan. Masyarakat hampir semuanya mengenakan masker. Terlihat beberapa orang dan pengendara motor mengalami kesulitan karena tidak mengenakan masker dan helm yang memiliki penutup kaca. Banyak juga sekolah yang mendadak diliburkan karena bencana alam ini, termasuk juga sekolah anak saya.

    Kemarin saya sempat mengabadikan beberapa gambar di sekitar rumah saya tentang abu letusan Gunung Kelud. Jika anda ingin melihat foto-foto tersebut silahkan baca artikel :

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    Tampak butiran halus abu dari Letusan Gunung Kelud berjatuhan

    Namun Alhamdulillah ketika siang hari menjelang sore kemarin turun hujan deras hampir di seluruh wilayah Surabaya dan sekitarnya. Meskipun pengendara di jalan harus ekstra hati-hati karena air hujan yang bercampur dengan abu bisa membuat jalanan menjadi licin, akan tetapi hujan lebat tersebut lumayan sangat membantu membersihkan abu Gunung Kelud yang banyak menempel di mana-mana dan juga bisa mencegah debu beterbangan. Jalan-jalan menjadi bersih kembali meskipun abu tidak serta merta hilang seluruhnya.

    Seandainya hujan tidak turun, niscaya banyak masyarakat yang akan mengalami kesulitan akibat gangguan pernafasan. Menurut informasi dari eyang kakung Sinichi, saat beliau antri membeli masker di sebuah apotik banyak orang tidak kebagian masker karena stok habis. Di beberapa tempat lainnya juga mengalami keadaan yang sama.

    Tetapi meskipun Abu Gunung Kelud sudah banyak yang tersapu hujan lebat kemarin, namun masyarakat Surabaya harus tetap berhati-hati. Disarankan tetap memakai masker apabila berada di luar rumah karena masih banyak sisa-sisa abu. Terbukti saat saya berangkat kerja pagi ini. Saat itu saya sengaja membuka kaca muka helm, eh langsung saja mata saya seperti kelilipen debu (kemasukan debu).

    Semoga bencana alam ini segera berakhir, dan juga semoga masyarakat yang tertimpa musibah ini terutama masyarakat di sekitar Gunung Kelud diberi ketabahan, keselamatan, dan kesehatan dalam menghadapinya.. aamiin..

    Wassalamu'laikum

    Friday, February 14, 2014

    GUNUNG KELUD MELETUS ABUNYA SAMPAI SURABAYA

    Assalamu'alaikum

    Subuh hari ketika keluar rumah, kepala saya tidak sengaja menyenggol dedaunan tanaman yang terletak di depan rumah dan tiba-tiba wuusssss.. abu berjatuhan. Ada apa ini? Tiba-tiba Uti (nenek Sinichi) memanggil saya, beliau bilang bahwa di TV ada berita jika Gunung Kelud meletus. Beliau juga bilang banyak abu di atas genteng rumah.

    Begitu saya cek ternyata benar juga, paving jalanan, genteng rumah, dan tanaman-tanaman berubah berwarna putih. Bahkan motor yang baru saja saya keluarkan di subuh hari pun ikutan berwarna putih. Aspal Jalanan yang biasanya berwarna hitam kini berganti warna putih. Dan menurut berita di media massa, dampak hujan abu letusan gunung kelud ini merata ke segala arah. Betul juga sih, dari Surabaya hingga Yogyakarta mengalami hujan abu.

    Inilah beberapa gambar yang sudah saya ambil di sekitar rumah, dan saat saya ambil gambar-gambar untuk mengabadikan momen ini, hujan abu masih berlangsung.

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    Genting rumah terkena hujan abu

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    Tampak butiran halus debu vulkanik masih berjatuhan di atas paranet yang menutupi seluruh gang depan rumah

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    Tanaman yang kami letakkan di atap rumah juga tak luput dari hujan abu

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    motor kesayangan yang tertutup abu. Padahal diatasnya terdapat paranet yg menutupi seluruh gang, dan juga belum 1 jam saya keluarkan dari dalam rumah.

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    Punokawan tertutup abu

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014
    Abu pada daun tanaman di depan rumah

    gunung kelud, surabaya, gunung meletus, abu vulkanik, hujan abu, dampak hujan abu, dampak gunung meletus, letusan gunung kelud, abu gunung kelud, letusan gunung berapi, letusan gunung kelud 2014

    Disarankan bagi masyarakat yang beradar di luar rumah atau sedang dalam perjalankan untuk menggunakan masker, kacamata, dan penutup kepala.

    Wassalamu'alaikum

    Tuesday, February 11, 2014

    PERMAINAN KARTU PLAY AND LEARN

    Assalamu'alaikum

    Semalam saat menjaga warnet, tiba-tiba saya mendengar suara Sinichi dan Ibunya tertawa dari dalam kamar. Sempat heran juga sih nggak ada angin nggak ada hujan kok ujug-ujug dengar tertawaan ngakak.

    Lalu terdengar lagi suara Sinichi teriak-teriak trus tertawa.. Ooo ternyata mereka berdua lagi maenan bareng. Senang juga sih lihat anak dan ibu bisa kompak seperti itu. Ketika ibuk'e Sinichi keluar kamar karena ada urusan, saya mendengar Sinichi seperti menghapal sesuatu..

    "delapan kali delapan.. enam empat"...
    "tujuh kali dua.. empat belas"...
    "tujuh kali tiga.. dua dua eh salah dua satu"...
    "Hore !! aku hapal.."

    Hah!? sejak kapan Sinichi belajar perkalian? Karena penasaran, akhirnya saya masuk ke kamar. Oalah ternyata mereka tadi maen tebak-tebakan bahasa Inggris dan hasil perkalian. Mereka bermain menggunakan suatu alat dan beberapa kartu yang terdapat tulisan dan gambar di dalamnya. Karena saya tidak tau nama alat ini jadinya saya sebut saja PERMAINAN KARTU PLAY & LEARN. Untuk lebih jelasnya bisa anda lihat pada foto di bawah ini.

    belajar, media belajar, anak-anak, matematika, bahasa inggris, permainan

    Begitu Sinichi melihat saya masuk kamar, dia langsung menantang saya maen tebakan hasil perkalian dan bahasa Inggris. Awalnya saya hendak menolak tapi karena takut membuat dia kecewa ya akhirnya saya ladenin juga. Dan bisa ditebak siapa yang menang hehehehe.. maaf, saya tidak suka gampang mengalah agar Sinichi tidak menjadi sombong dan gampang merasa puas. Dan benar juga, Sinichi ingin menantang ulang saya besok setelah dia berhasil menghapal perkaliannya.


    belajar, media belajar, anak-anak, matematika, bahasa inggris, permainan

    belajar, media belajar, anak-anak, matematika, bahasa inggris, permainan


    Sebenarnya sempat bimbang juga, masa anak sekecil itu sudah harus menghapal perkalian. Tapi setelah berbicara dengan ibunya, kami berdua sepakat untuk "mengijinkan" Sinichi melakukannya. Toh yang meminta adalah Sinichi sendiri, bukan kita yang memaksanya. Saya dan ibunya tinggal membantu memberi semangat, dorongan, dan bimbingan saja. Kalau nanti dia ingin "berhenti" ya kita tidak akan memarahinya karena memang belum waktunya dia belajar perkalian.

    belajar, media belajar, anak-anak, matematika, bahasa inggris, permainan

    belajar, media belajar, anak-anak, matematika, bahasa inggris, permainan

    Permainan ini dibelikan kakeknya di sebuah bis saat beliau dalam perjalanan pulang dari Jombang. Harganya pun cukup murah.. hanya Rp. 5000 saja. Cara bermainnya juga sangat mudah. Tinggal masukkan kartu yang diinginkan ke dalam slot, maka akan terlihat object yang akan dijadikan soal sedangkan jawabannya tertutup sebuah tombol. Jika ingin melihat jawabannya, tinggal menggeser tombol itu keatas.

    Media belajar memang tidak melulu harus yang berharga mahal. Yang penting bisa mengolah kekreatifan, daya imajinasi, dan tentu saja juga sebagai sarana bermain anak. Peran orang tua juga sangat berpengaruh dalam proses tersebut.

    Oiya, meskipun sebenarnya alat ini untuk anak-anak, tapi jika ada om-om dan tante-tante yang mau mencoba juga nggak apa-apa kok

    #sruput kopi

    Wassalamu'alaikum

    Sunday, February 9, 2014

    Cara Memasang Iklan Di Bawah Postingan Blog

    Assalamu'alaikum

    Jika anda ingin memasang iklan di blog anda baik itu iklan mandiri ataupun iklan PPC (Pay Per Click) dari semisal Google Adsense, IdBlogNetwork, atau Sitti, pilihan posisi iklan di blog sangat menentukan. Dengan meletakkan iklan di posisi yang tepat, diharapkan iklan tersebut bisa menarik perhatian pembaca atau pengunjung blog anda. Dari beberapa posisi yang saya pribadi menanggapnya ideal, salah satunya adalah di bagian bawah postingan.

    Maka dari itu setelah artikel saya terdahulu tentang cara memasang iklan di bagian atas postingan, kali ini saya ingin sharing tentang cara memasang iklan di dalam postingan bagian bawah.

    Untuk lebih jelasnya bisa anda lihat pada screenshot contoh posisi iklan di bawah ini.


    posisi iklan, iklan PPC, iklan pay per click, iklan dalam postingan, artikel, blog, online, bisnis internet, penghasilan online, puublisher iklan, advertiser iklan, iklan di bawah artikel, setelah artikel


    Jika anda ingin menempatkan iklan anda seperti contoh diatas, silahkan ikuti langkah-langkah berikut :
    • Parse / convert terlebih dahulu kode iklan anda.
    • Sisipkan kode iklan anda yang sudah di-parse di dalam kode berikut :
    <br/><br/>
    <left>

    KODE IKLAN ANDA DI SINI

    </left>
    <br/>

    1. Kode <br/> adalah untuk memberi spasi (jarak) agar iklan anda tidak bersinggungan langsung dengan teks di atasnya atau di bawahnya. Jika menurut anda jaraknya kurang jauh, bisa langsung anda tambahkan lagi kode <br/>.
    2. Jika anda ingin posisi iklan anda berada di tengah atau sebelah kanan, tinggal ganti saja teks "left" dengan "center" atau "right".
    • Setelah itu login ke akun Blogger anda.
    • Pilih menu TEMPLATE dan pilih opsi EDIT TEMPLATE.
    • Cari kode <data:post.body/>. Jika ada 2 atau 3 kode <data:post.body/>, pilih saja yang terakhir.
    • Taruh kode iklan anda di bawah kode <data:post.body/>, jadi kira-kira susunannya adalah :
      <data:post.body/>
      <br/><br/>
      <left>
      KODE IKLAN ANDA DI SINI
      </left>
      <br/>

      • Setelah itu klik SAVE
      Semoga artikel singkat ini bisa membantu anda sekalian yang membutuhkan. Jika ada pertanyaan silahkan bertanya melalui kolom komentar dibawah, Insyallah saya akan berusaha membantu semampu saya.

      #sruput kopi

      Wassalamu'alaikum

      Baca juga artikel terkait :

      Wednesday, February 5, 2014

      TENTANG ANAKKU SINICHI

      Assalamu'alaikum

      Semenjak ibuk'e Sinichi hamil lagi, saya sering teringat-ingat tentang kenangan saat Sinichi baru lahir hingga beranjak gede seperti sekarang. Sepertinya semua memori tersebut tergali dengan sendirinya dan muncul lagi kepermukaan..

      Ya mungkin bisa jadi saya terbawa suasana kehamilan ibuk'e Sinichi saja, atau bisa juga secara tidak sadar, saya menggali semua memori tersebut sebagai persiapan menghadapi kelahiran anak yang kedua ini. Entahlah mana yang benar, jadi tambah bingung kalau mikirin hal tersebut...

      Akhir-akhir ini saya jadi suka melihat foto-foto dan video tentang anak pertama saya Sinichi. Saat melakukan itu terkadang saya tertawa sendiri atau terkadang malah mata ini mbrebes mili (menangis) tanpa sebab. Meskipun saya dulunya adalah pembenci anak kecil, namun semenjak punya anak saya berubah jadi sensitif terhadap anak kecil. Saya jadi nggak tegaan terutama saat melihat anak kecil menangis.

      sebenarnya video tentang anak saya ada banyak tapi saya share beberapa saja. Namun sebelumnya saya minta maaf kalau kualitas videonya tidak bagus karena saya ambil dari kamera HP jadul LG KU250

      Ini video ketika Sinichi masih berusia 1 tahun 1 bulan. Saat itu dia terbangun dari tidur siangnya karena memang hawa siang waktu itu panas sekali. Begitu terbangun, dia mendapati salah satu kaki kursi mainan favoritnya terlepas. Sengaja saya tidak membantu dia memasang kaki kursi tersebut karena saya ingin melihat apa yang akan dia lakukan. Ternyata dia mencoba memasang kaki kursi tersebut. Selama hampir 7 menit dia berusaha sampai akhirnya dia menyerah.




      Yang ini video saat Sinichi berusia 2 tahun 1 bulan. Saya memang tidak membelikan sepeda roda 3 karena menurut saya percuma.. toh sebentar lagi tidak terpakai, jadinya dia saya belikan sepeda roda 2 saja (dengan tambahan 2 roda kecil). Waktu itu saya sempat dicemooh salah satu tetangga saya, dia bilang anak saya nggak mungkin bisa naik sepeda itu. Tapi akhirnya Sinichi bisa membuktikan bahwa dia bisa, disaat teman-temannya yang lain baru naik sepeda roda 3.




      Kami pernah diberi nasihat oleh seseorang, menurut beliau salah satu cara agar anak menjadi pintar adalah biasakan sang anak dari kecil selalu "bersentuhan" dengan buku. Entah buku itu sekedar dibuat mainan, teman tidur, atau memang untuk belajar. Makanya saya dan ibuk'e Sinichi selalu menyediakan buku-buku untuk Sinichi. Terserah Sinichi buku itu mau dia apakan. Terkadang dia lihat-lihat gambarnya, terkadang dia ikutan seperti belajar saat ibunya ngasih les ke anak-anak, atau hanya dibuat mainan saja.



       Itulah beberapa video tentang anak saya Sinichi.
      #sruput kopi

      Wassalamu'alaikum

      Wednesday, January 29, 2014

      BANGKITNYA INSTING KEBAPAKAN

      Assalamu'alaikum

      Sudah bukan rahasia lagi diantara para tetangga di rumah dan juga teman-teman saya, bahwa saya dahulu mempunyai satu sifat yang aneh sekali. Sifat saya yang satu ini benar-benar membuat banyak orang keheranan.. apa itu?..

      Saya sangat tidak menyukai anak kecil..
      Semakin kecil usia anak tersebut semakin saya tidak menyukainya.

      Entah bagaimana ceritanya dan sejak kapan saya bisa memiliki sifat seperti itu, saya sendiri juga nggak ingat persis. Pokoknya saya merasa tidak suka anak kecil. Malah saya pernah "mengusir" seorang anak kecil yang hendak membeli jajan di toko ibu saya.. alasannnya sepele, gara-gara dia kelamaan memilih jajan apa yang hendak dia beli..

      Pernah juga saat seorang rekan kerja yang baru saja melahirkan mencoba menggoda saya dengan "menyodorkan" bayinya kepada saya agar mau menggendongnya, saya hanya menjawab dengan tatapan dingin saat melihat bayi mungil tersebut. Bahkan ada tetangga saya pernah bertanya ke ibu saya, "nek mas Budy sesuk nduwe anak yok opo lho, budhe?" (kalau mas Budy besok punya anak bagaimana, Budhe?)

      Sifat saya tersebut berlanjut meskipun saya sudah menikah hingga istri saya mengandung anak pertama. Kira-kira saat kandungan istri saya berusia 6-7 bulanan barulah saya mengalami titik balik. Waktu itu saya terjebak kemacetan dalam perjalanan pulang kerja. Di depan saya terdapat suami-istri berboncengan motor sambil menggendong bayi. Sang bayi digendong menghadap belakang.

      Bayi tersebut terus menatap saya sambil tersenyum. Meskipun saya balas tatapannya dengan wajah cuek, dia tetap tersenyum. Malahan tangannya mencoba menggapai-nggapai seperti minta gendong. Saat itulah otak saya seperti ada yang "menggethok", dan saya seperti melihat wajah si jabang bayi tersebut terlihat semakin ganteng. Itulah pertama kalinya dalam sejarah saya tersenyum kepada anak kecil.

      bayi, baby, keluarga, anak kecil, balita, anak, anak-anak, kehidupan, life, family, Sinichi
      Sinichi belum genap berusia 1 bulan, sedang tidur siang

      Saat si kecil sudah lahir, sayalah yang sering menyeka dan mengganti popoknya. Apalagi waktu Sinichi berusia 2 bulanan dan ibu mertua sudah tidak kuat memandikan, saya juga yang memandikan Sinichi. Ibu mertua dan istri saya tidak berani memandikan karena anak saya tersebut terlalu banyak gerak. Pokoknya saya melakukan semua yang tidak pernah saya bayangkan dan lakukan sebelumnya.

      Jika saya sekarang mengingat hal tersebut, saya sendiri masih heran kenapa saya tiba-tiba bisa berubah.. toh saya tidak mengenal bayi di jalan waktu itu. Tidak ada bedanya bayi tersebut dengan bayi-bayi lainnya.. Atau mungkin saat itu saya diingatkan Allah bahwa saya sebentar lagi menjadi seorang ayah...?

      Ya Alhamdulillah saya bisa berubah.. bayangkan saja seandainya sampai sekarang saya tetap tidak menyukai anak kecil.. kira-kira bagaimana jadinya ya?

      #sruput kopi

      Wassalamu'alaikum